//
you're reading...
Uncategorized

Someone Who’s Called “papa”

Ada seorang laki-laki di rumah kami, dia gagah, baik, penyayang dan cakep pula (takut kalo bilang jelek entar gak dikasih duit belanja :P). Dia idola keempat pendekarku. Ketika pulang, mereka langsung menyambut kehadirannya menyebut nama panggilannya, ada yang memeluk, ada yang minta digendong, ada yang mengambil kantong yang berisi oleh-oleh, ada yang ngambilin minum dan nyiapin makanannya (yang terakhir mah kerjaan emaknya, hiks..hiks gak kebagian peluk ). Ketika dia tidak di rumah, rumah terasa sepi, tidak ada teriakan kak Liv dan mas Tangguh yang diganggunya. Usilnya memang TERLALU #RhomaIrama.

Quiz: Siapakah dia?? *ya..ya..ya.. saya tahu ini pertanyaan gak mutu sebenarnya, lha wong dari judulnya saja sudah ketahuan siapa yang mau digosipin. Semoga orangnya gak baca dan gak tahu kalo lagi diomongin wakakkakk.

Siapakah bapak paling lucu dikampung kami versi anak-anak? #papajawabnya, ini katanya Liv, “Mama, kata teman-temanku papa itu papa paling lucu se-Leli 4”. Konon kabarnya sih, papanya suka godain gitu kalo selepas pulang sholat maghrib dari masjid, papanya sembunyi dan ngagetin gerombolan anak-anak. So pasti langsung semburat tuh bocah-bocah wakakakkk..

Dimana mas Tangguh lebih cepat tertidur? Di kursi kerja #papajawabnya

251220121490

Siapakah nama yang paling sering disebut X2 sampek mamanya sendiri kalah? #papajawabnya

Siapakah pemilik piring dan gelas ajaib yang kalo makanan dan minuman apa aja ditaruh disitu, maka makanan dan minuman itu menjadi makanan dan minuman terlezat di dunia, dan selalu menjadi the most wantednya keempat pendekar cilik di rumah? #papajawabnya (kalo yang ini sih sering banget makanan belum disentuh papa sudah habis dimakan mereka)

Lebih enak mana keluar sama papa atau sama mama? #papajawabnya (ketahuan kalo mamanya pelit :D) “kalo sama papatuh seru, udah gitu boleh jajan banyak-banyak”

Siapa yang nggak perlu marah atau melotot tapi didengar dan dipatuhi keempat pendekar cilik? #papajawabnya

Apa lagi ya??

Siapa yang tidurnya paling larut?  #papajawabnya

Siapa yang suka ketiduran? kalo ini baru #mamajawabnya 😀

Kepada siapa X2 pamer kunciran rambutnya selepas mandi dan minta cium? #papajawabnya

papa with x2

Papa gendong X2 baby

 

What Is A Dad?

A dad is someone who
wants to catch you before you fall
but instead picks you up,
brushes you off,
and lets you try again.
 
A dad is someone who
wants to keep you from making mistakes
but instead lets you find your own way,
even though his heart breaks in silence
when you get hurt.
 
A dad is someone who
holds you when you cry,
scolds you when you break the rules,
shines with pride when you succeed,
and has faith in you even when you fail… (unknown)

 

Dari tadi anak-anak melulu, sekarang giliran emaknya yang narsis.

Bagiku…

Dia adalah anugerah dariNya, sungguh beruntung aku ditakdirkan menjadi separuh nyawanya (lagu Dewa? nop, sepertinya Dewa terinspirasi dari nenek moyang saya orang jawa yang menyebut istri/suami adalah garwo alias sigare nyowo yang artinya separuh nyawa, keren banget kan orang jawa hahaha…). Jadi meski bisanya boso suroboyoan dan gak bisa bahasa Jawa halus  (kromo inggil) saya mau bilang i’m proud to be a javanist!!, chauvinis banget ya?. Padahal suami saya sangat jago bahasa jawa halusnya dari kromo inggil sampai kromo keraton, begitu juga keluarga besar suami. Alhasil kalo ketemu sama pakde-bude, saya lebih prefer untuk menyembunyikan “kemampuan” berbahasa jawa saya, dan saya pake bahasa persatuan Indonesia, bukan apa-apa sih, tapi saya takut menyinggung beliau-beliau kalo saya pake bahasa jawa yang kasar, sudah aselinya ceplas-ceplos tambah suroboyan pula, bisa ba-ha-ya.

Tapi saya bisa berbangga, kenapa? karena satu adek ipar suami (suami lima bersaudara laki semua) gak bisa bahasa jawa, begitu juga calon adek ipar suami, mereka sama sekali gak bisa boso jowoan bahkan yang suroboyoan sekalipun. Jadi untuk nilai bahasa jawanya masih mendingan saya lah. Dan biasanya mereka berdua jadi bulan-bulanannya adek-adek, ya.. sebagai menantu tertua saya sih memilih untuk bersikap lebih bijak yaitu ikut membuli mereka ha..ha..ha.. Kenapa mereka gak bisa basa jawa? ya, karena memang mereka orang sunda. #datar

Salah satu yang asyik dari suami saya adalah cara mikirnya memang kadang agak aneh (sekarang aja aku nganggap agak aneh, dulu-dulu aku pikir bukan agak aneh tapi nyentrik juga nih orang, asyik kali ya kawin sama dia, makanya aku mau, hehehe…). Dia mengajari aku berani berkata TIDAK, dia suporter tunggalku ketika aku memutuskan untuk berhenti bekerja dan menjadi ibu SAJA alias full time mom.

Dulu ketika masih beranak satu, tiba-tiba nyenul dikepala saya pengen punya blog sendiri, trus dengan segala tipu daya merayu suami minta dibikinkan web (wajar kan, suami saya kan jago banget untuk urusan beginian), sampai sebulan tuh jawabannya “males, bikin aja sendiri”. Akhirnya pertanyaan saya ganti “pi, gimana sih caranya bikin web?” (sudah gak males kan? paling nggak ada keinginan untuk belajar), jawabnya “pake tepung ama telor” yang kemudian saya terjemahkan dengan “cari tahu aja sendiri”. Okey dehh…

Eh, saya baru ngeh kalo ternyata banyak yang ngasih gratisan buat bikin web, istilahnya content management system (cms) (googling dulu, lupa). Mulai dari blogspot, wordpress, drupal, mambo, joomla (sekarang sudah nambah kali ya?). Dan saya jatuh cinta pada blogspot (lebih tepatnya karena blogspot paling mudah dioperasikan) hingga akhirnya lahirlah www.emakeliv.blogspot.com, selang setahun tiba-tiba “jelek banget webnya, kelihatan gak bondo (gak modal) gratisan, pake ini aja”, sambil nyodorin domain www.zamzama.web.id. “sudah aku instal wordpressnya selanjutnya utak-atik sendiri aja”. “Ha? di wordpress, aku nggak bisa, ganti blogspot aja dong!!” “sudah dikasih hosting dan domain gratis koq ngatur, suka-suka yang ngasih dong” (aku yakin di hatinya sudah sorak-sorak bisa ngerjain aku.. huh).

Ya sutralah, demi menghargai perasaan dan kebaikan (serta yang utama adalah karena lagi-lagi ini GRATIS) dari suami, apa boleh buat. Eh iya, buat yang belum tahu yayangku ini punya usaha pelayanan di bidang hosting, yang pengen lihat produk-produknya bisa mampir dimari ==>> www.perdhanahost.net dan www.soerabaianetworks.com. #iklan kan sudah dikasih gratisan 😛

Beberapa waktu lalu blog ini jadi bulan-bulanannya hacker ingusan, ketika aku minta tolong supaya webku dikasih apa gitu biar aman, eeh jawabnya “kasih aja sendiri, i have high estimation for everyone, include (apa especially ya? lupa) to my wife”. Tapi hatinya yang selembut kapas itu nggak tega juga lihat aku begadang belajar yang beginian (kagak ngerti juga ujung-ujungnya). Mungkin juga karena sekarang buntutku sudah empat, jadi secara tenaga untuk belajar lagi itu bener-bener yang sisa darah penghabisan. Kalo soal anak, begadang masih okelah, tapi soal beginian, angkat tangan dah. Cliinnggg… 15 menit jadi deh, eehh dikasih bonus ganti template pula jadi kayak sekarang, makasih ya my dear.

Kami ibarat asam digunung garam di laut, bedaaaa banget. Aku yang ekstrovert, blak-blakan, ceplas-ceplos, tahan banget kalo disuruh ngomong berjam-jam. Lha dianya introvert, sedikit jaim, tapi bagusnya betah dipaksa ndengerin aku siaran layaknya mak bongki dan wonokairun. kombinasi yang klop menurutku :D. Karena kata suami, kalo aku diam bisa berbahaya, kenapa?  bisa ambien karena ngempet nggak boleh ngomong.

Kusuka singkong kau suka keju,
Kusuka dangdut kau suka rock,
Kumakan nasi kau makan roti
 

Soal makan? gak habis pikir, gimana orang bisa kenyang hanya dengan roti, kentang goreng, pizza, sereal? itu sih cemilan namanya, bikin kotor gigi aja. Eh, maaf ya pak Nur Mahmudi (walikota Depok) gerakan ODNR (One Day No Rice) sudah pernah saya praktekkan dengan perjuangan yang luar biasa. Beneran deh, dua jam setelah makan “cemilan-cemilan” itu dinosaurus (kata suami kelasku sudah bukan cacing lagi :D) di perutku pada demo kelaparan. Sementara yayangku ini santai aja, dia bisa sarapan hanya dengan susu dan biskuit atau beberapa biji bakwan, rice is okey, no rice is better buatnya.

Makanan favoritku adalah sego serubuk, buat yang belum tahu sego serubuk itu nasi jangung dengan lauk ikan kelotok (ikan asin) pedas dan sayur urap.  koq jadi ngences yak.. Makanan khas Lamongan, kalo pulang sarapan saya (kadang plus makan siangnya juga ) ya si sego serubuk ini. Gak peduli berapa hari atau berapa minggu disana, say no to ayam, kare, daging and welcome to sego serubuk, bandeng panggangan, kelo bader, iwak betik (ya ALLAH semoga kakakku yang di desa membaca tulisan ini… *ngarep)

Lha, yayangku sukanya makan ayam goreng, kare-rendang (sumateraan gitu) selebihnya cukup dengan roti, sereal, kentang, burger, pizza, kue dan biskuit. Makanan gak bergizi kataku, mana sayurnya? gak aku banget lah.

Tapi lagi-lagi, asam di gunung garam di laut ketemu juga di buku nikah KUA 😀 Saling memahami, mengerti  dan menghargai perbedaan (kata orang sih harmony in diversity gitu). Jika pernikahan kami diawali dengan cinta (ciyeee), maka setelah bertambahnya usia, tak muda lagi, kehadiran anak-anak dan beragam masalah hidup yang datang sepertinya kalo memang modalnya cuma cinta sih sudah babak belur pernikahan kami. dan kini kami sadari, lebih dari sekedar cinta yang kami butuhkan, lebih dari sekedar sayang yang ada, tapi juga melandaskan pernikahan sebagai salah satu bentuk ibadah kepadaNya.

Kata beberapa teman, kami pasangan yang mesra (masak sih? *hidungku maju 5 cm), tapi tahukah, kami juga pernah bertengkar, sering mungkin. Ada aja yang jadi bahannya,  mulai anak-anak, keluarga, tetangga, duit, kerjaan sampai ngobrol soal politik dan ekonomi (ceilee.. kayak pengamat politik ajee). But surely, we would never let our children known it even felt it. Keempat pendekar inilah AC alami kami, langsung dingiiinn begitu melihat mereka, atau paling tidak berasa ada angin sepoi-sepoi gitu :).

Suatu hari aku dilanda suntuk dan bosan tingkat dewa, bawaannya pengen marahhhhh aja (yang dikambinghitamin si merah tuh, tahu kan perempuan?). “tahu nggak ini jam berapa? aku belum sarapan, dan anak-anak reweeellnya minta ampun, aku lapar, masih disedot sama X2 pula, bla..bla..bla..” sambil nangis-nangis pula, me-ma-lu-kan (emak yang satu ini kalo ngomel kalah panjang tuh pidatonya obama). Dipeluknya aku, “ya udah, aku ajak anak-anak,”. Dan setelah semua under control, dengan lembut dia bilang “tahu nggak ma, sebenarnya aku juga lagi bosaaan banget, seharian yang kulihat benda kotak datar nggak bergerak, nggak bisa diajak ngobrol. Kalo aku boleh minta aku pengen banget gantiin posisimu, kamu enak bisa main ketawa-ketiwi sama anak-anak, jalan-jalan dengan mereka, aku mau koq nyuapin mereka, nyebokin , mandiin mereka, apa kita tukar posisi aja?”. DEG, ada palu godam menohok hatiku, “maaf ya sayang…”

Yak, belajar meredam ego sepertinya masih menjadi pe-er kami, terutama buat aku adalah meredam mulut (ini bawaan orok, jadi agak sudah gitu) tapi kami akan terus dan tetap belajar.

Sayang… hari ini delapan tahun kau persembahkan waktumu, tenagamu, cintamu untukku. Terima kasih untuk semuanya…(mau nulis satu-satu sudah capek dan kayaknya bentar lagi pada bangun tuh bocah)

Dan..

Maafkan untuk semua salah dan khilafku, maaf jika aku sering lambat merespon panggilanmu karena asyik berfesbuk ria #ehh nggak juga ding *lagi-lagi ngeles.

Maaf jika aku terlalu sibuk dengan anak-anak dan menomorlimakan dirimu, apalah daya diriku ini. Plus terima kasih untuk semua pengertianmu.

Maaf jika aku sering nggak nyambung diajak ngomong, aku tahu kamu kesal dengan komen-komenku yang jauh dari nyambung apalagi bermutu. Tapi tahukah kamu, aku selalu berusaha mengerti duniamu, bukan karena aku suka dengan dunia itu tapi karena di dunia itu ada dirimu. Aku tahu kamu kesal ketika nonton motoGP, aku malah komen “si Pedrosa ganteng juga ya.. koq nggak dia aja sih juaranya” nggak nyambung banget kan?. Atau aku tanya “juara duanya siapa ya?” dan kau jawab “juara dua? emang lomba kelereng, runner up mama” iya dah.

Apalagi ketika kamu bilang si Paul Walker meninggal, “siapa tuh?” “masak nggak tahu paul walker, dia tuh anak dari bapaknya Paul walker” gubrak, sayang banget energiku terkuras buat konsentrasi dengerin penjelasanmu. Eeh, di pesbuk temen-temen pada berstatus RIP Paul Walker, oalah yang main pilem itu toh. Dan pertanyaanku selanjutnya adalah “terus pilem lanjutannya gimana dong?” “gitu ya ma? ada orang meninggal yang dikuatirin malah filmnya”, *cengar-cengir.

Hahaha.. so far aku menikmati, sangat menikmati malah momen-momen itu, momen dimana aku dismack down to the bottom, apalagi kalo aku yang mensmack down to the bottom dirimu (yang terakhir termasuk kasus langkah, hebatnya lagi ada aja cara ngelesnya).

Seribu hurufpun tak kan cukup kurangkai untukmu… so sweet. Eh nggak terasa hampir dua ribu karakter  lho. Diriku ini memang ro-man-tis.

Seandainya aku boleh memerintahkan seseorang untuk sujud kepada orang lain niscaya aku akan memerintahkan istri untuk sujud kepada suaminya.(Rasulullah Muhammad saw)
 

And then.. i just want to say, I love you..

Karena yang uplode tukang makan, jadi begini nih…

Semoga Sang Pemberi Cinta, menguatkan hati kita berjalan beriringan dalam ridhoNya.

 

 


Comment please..

Discussion

No comments yet.

Leave a Comment

Your email address will not be published.


6 × = twelve