//
you're reading...
Home Education

3 Jam “Berkemah” di Cibubur

Kak Liv penasaran banget dengan yang namanya berkemah, tenda, api unggun dan segala pernak-pernik berkemah. Ia mendapat informasi itu dari buku yang dia baca. Alkhamdulillah, 3 pekan yang lalu dapet informasi  kalo tanggal 7-9 Juli ini ada kegiatan berkemah yang diselenggarakan oleh Rumah Zakat dengan nama Kemah Juara 2011 di Bumi Perkemahan Cibubur jakarta Timur. Kebetulan sekali pikirku, kami-pun memutuskan datang pada hari kedua, yaitu Sabtu tanggal 8 Juli 2011.

Kemah Juara 2011

Kak Liv sangat senang sekali, biarpun untuk kesana harus naik angkot sebanyak 3 kali. angkot 01 dari rumah ke terminal depok, dilanjutkan dengan angkot 19 menuju Pasar Rebo dan terakhir angkot 16 menuju Bumi Perkemahan Cibubur. Sesampai disana kami makan siang dulu kemudian papa sholat jum’at di masjid BUPERTA.  Selama papanya sholat jum’at, kami (mama, kak Liv dan dek tangguh) mencari kesibukan sendiri. kak Liv sibuk memberi makan kambing yang berkeliaran disana. Dek Tangguh sangat senang melihat kambing, bahkan berusaha menirukan suara kambing, tapi yang keluar bukan bunyi “embeeekkk” melainkan “hehhehhhehhhkkk” :).

Ternyata ada anak kambing yang nggak bisa keluar dari sungai kecil. Dia mengembik seolah meminta tolong pada induknya., tapi induknya juga tidak bisa berbuat banyak, hanya mengembik.  Kak Liv sedih sekali: “Mama cepat tolong anak kambingnya, kasihan dia pengen ketemu sama mamanya”. Saya sendiri bingung gimana cara menolong anak kambing itu, sementara saya harus menggendong dek Tangguh. Alkhamdulillah ada sekawanan bocah laki-laki sedang bermain di sekitar situ. Dengan senang hati mereka menolong anak kambing itu. Bukan main senangnya Kak Liv..

Setelah itu kami (saya dan kak Liv) sholat dhuhur berjama’ah dilanjutkan ke lokasi Kemah Juara 2011. Subhanallah, entah berapa ratus anak yang ikut dalam kegiatan ini.  Puluhan tenda bertebaran disana, mulai dari tenda untuk tidur sampai tenda logistik dan tenda panitia. Semua sangat menarik hati kak Liv. Beragam pertanyaan keluar dari mulut mungilnya.  Setelah puas berkeliling dan kenalan sama beberapa teman baru, papa dan kak Liv  menonton pertandingan sepak bola dan beragam pertandingan yang ada disana.

Tiba-tiba kak Liv ngeyetuk pengen manjat pohon, ketika melihat beberapa anak memanjat pohon di depannya. Pohon itu banyak cabangnya dan sepertinya mudah untuk dipanjat. Dengan hati-hati dan atas instruksi papa, kak Liv berhasil memanjat pohon. Dan setelah yang ketiga dia sudah bisa memanjat sendiri. Subhanalah, kagum saya akan kemampuannya memanjat, karena bagi kami yang tinggal di sekitar ibukota memanjat pohon hampir mendekati mustahil. Teringat saya akan hadist Rosulullah:

“Hak anak atas ibu bapa adalah diajar menulis, berenang dan memanah serta diberikan makanan yg halal.” – (Hadis Riwayat At-Tarmizi).

“ Lemparkanlah (panah) dan tunggangilah (kuda).” (Riwayat Muslim).

Mengapa demikian? Mungkin jawabannya adalah ini.

Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul setengah 3, kami harus pulang. Sebenarnya kak Liv tidak mau pulang, dia senang sekali bermain disana. InsyaAllah kita akan kesana lagi sayang…


Comment please..

Discussion

No comments yet.

Leave a Comment

Your email address will not be published.


6 − six =